Viral Wisatawan Gunung bromo Dilarang Rekam Kuda

Posted on

Cvbangnovan.com – Hallo sobat berjumpa lagi dengan admin yang pastinya selalu memberikan informsi yang bermanfaat bagi kalian semua dan kali ini admin akan membahas mengenai Viral Wisatawan Gunung bromo Dilarang Rekam Kuda.

Beberapa hari kebelakang yang lalu media sosial sempat dihebohkan dengan adanya potongan video di tempat wisatawan.

Di salah satu tempat wisata yakni di gunung bromo buat kalian yang belum tahu informasinya kalian bisa ikuti ulasan admin sampai akhir.

Biar kalian tidak ketinggalan informasi yang lagi hangat jadi perbincangan di media sosial ini yuk simak sampai akhir.

Baca Juga: Video Viral De Andrea Solano & Andrea Solano Facebook

Viral Wisatawan Gunung bromo Dilarang Rekam Kuda

Sebuah video memperlihatkan wisatawan diminta bayar Rp 50.000 setelah mengambil video penunggang kuda di Gunung Bromo viral di media sosial.

Video tersebut diunggah oleh akun ini di media sosial TikTok pada Minggu (19/6/2022). Dalam video tersebut, pengunggah membagikan pengalaman pahitnya saat berwisata ke Gunung Bromo.

Video berdurasi 27 detik itu menampilkan seseorang yang sedang naik kuda di kawasan wisata Gunung Bromo. Namun, tiba-tiba perekam video diberhentikan dan dimintai uang oleh pemilik kuda.

Wisatawan itu sempat menanyakan apakah ia tidak boleh merekam kuda tersebut. Namun, pemilik kuda tetap meminta wisatawan untuk membayar Rp 50.000.

Baca Juga: Sinopsis Melur Untuk Firdaus Episode 17

Meskipun wisatawan menawarkan agar si pemilik kuda menghapus video tersebut, pemilik kuda tetap meminta wisatawan untuk membayar nominal yang telah disebutkannya.

Hingga Senin video tersebut telah ditonton oleh sebanyak 3,8 juta pengguna akun TikTok dan menjadi trending topik.

Penjelasan pihak pengelola

Humas Balai Besar Taman Nasional Bromo Tengger Semeru (TNBTS) Sarif Hidayat mengungkapkan, video tersebut kemungkinan terjadi karena kesalahpahaman.

Kendati demikian, pihaknya mengaku tengah menyelidiki tindakan tersebut dan kabarnya juga sudah saling minta maaf.

Ia menambahkan, kesalahpahaman itu bisa terjadi lantaran penyedia jasa kuda merasa tersinggung atas tindakan wisatawan yang merekam secara diam-diam.

Baca Juga: Fenomena Planet Sejajar 24 Juni 2022

Menurut Nandang, baik wisatawan maupun penyedia jasa wisata diimbau untuk menciptakan iklim kondusif saat berada di area wisata.

Misalnya, dengan menerapkan etika berwisata dan budaya timur yang berupa sopan santun dan kesalahpahaman tersebut sudah diselesaikan dengan cara baik – baik.

Akhir Kata

Dan demikianlah yang dapat admin sampaikan mengenai Viral Wisatawan Gunung bromo Dilarang Rekam Kuda semoga bermanfaat bagi kalian semua. Sekian terimakasih

Leave a Reply

Your email address will not be published.