Tarif Listrik 2022 Melonjak

Posted on

Cvbangnovan.com – Hallo sobat berjumpa lagi dengan admin yang kali ini akan membahas mengenai Tarif Listrik 2022 Melonjak yuk simak pembahasan admin kali ini sampai akhir.

Admin kali ini akan membagikan informasi mengenai kenaikan tarif listrik yang dikabarkan akan melonjak pada bulan juli mendatang.

Mungkin anacaman tersebut berimbas karena akan diadakannya pembentukan Entitas Khusus Batu Bara atau Badan Layanan Umum (BLU) pemungut iuran batu bara.

Kabarnya BLU batu bara itu akan bertugas sebagai penagih iuran batu bara kepada perusahaan dan menyalurkan iuran hasil selisih harga batu bara.

Ahmad Redi mengatakan, pembentukan BLU yang menjadi penagih iuran ke perusahaan tambang sebagai penutup disparitas membikin tata kelola DMO.

Baca Juga: Cara Menghindari Kecanduan Trading

Tarif Listrik 2022 Melonjak

Menakar Kebijakan Pemerintah Dalam Kenaikan Harga Listrik – AKURATNEWS:  Berita akurat dan terpercaya Indonesia

Seperti yang admin sebutkan diatas bahwa tarif listrik tahun 2022 ini akan melonjak pada perkiraan bulan juli 2022 mendatang.

Seperti yang diucapkan oleh Bapak Ahmad Redi:

Redi mencotohkan: Kelak, 100% batu bara dijual melalui mekanisme pasar. Kemudian pengusaha yang menjual batu bara itu membayar iuran ke BLU, lalu BLU memberikan iuran tersebut untuk subsidi ke PLN.

“Selain tidak sesuai dgn ketentuan Pasal 5 UU Minerba, bahwa harga batu bara DMO ditetapkan Pemerintah. Seolah-olah PLN harus mengemis iuran dari pelaku usaha tambang. Padahal batubara itu mengandung spirit ketahanan energi,” tandas Redi.

Pembelian batu bara PLN mengikuti patokan harga di pasar berpotensi menaikan harga tarif dasar listrik (TDL) ke depannya.

Baca Juga:

Staf Khusus Menteri ESDM Bidang Percepatan Tata Kelola Mineral dan Batu Bara (Minerba), Irwandy Arif membenarkan bahwa diharapkan BLU batu bara itu sudah terbentuk pada Juli 2022 ini. “Saat ini masih dalam proses dan diharapkan bulan Juli 2022,” ungkap Irwandy singkat kepada CNBC Indonesia, Rabu (18/5/2022).

Berkenaan dengan tarif listrik pada Juli, Executive Vice President Komunikasi Korporat dan CSR PLN, Diah Ayu Permatasari mengatakan bahwa, regulasi terkait penetapan tarif listrik diatur dalam Peraturan Menteri ESDM Nomor 03 tahun 2020

Tentang Perubahan Keempat Atas Peraturan Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral Nomor 28 Tahun 2016 Tentang Tarif Tenaga Listrik yang Disediakan Oleh PT Perusahaan Listrik Negara (Persero).

Dalam peraturan tersebut dijelaskan bahwa penyesuaian tarif tenaga listrik untuk tarif non subsidi (tariff adjustment) dilaksanakan setiap 3 (tiga) bulan

Apabila terjadi perubahan, baik peningkatan maupun penurunan salah satu dan/atau beberapa faktor yang dapat mempengaruhi biaya pokok penyediaan tenaga listrik, yaitu:

  • nilai tukar mata uang Dollar Amerika terhadap mata uang Rupiah (kurs);
  • Indonesian Crude Price (ICP);
  • inflasi dan/atau;
  • harga patokan batu bara

Akhir Kata

Dan demikianlah yang dapat admin sampaikan mengenai Tarif Listrik 2022 Melonjak yang dikabarkan akan melonjak tahun ini pada bulan juli. Semoga bermanfaat bagi kalian semua.

Leave a Reply

Your email address will not be published.